Breaking News

Minggu, 11 Juni 2017

Pilih IPA atau IPS Jilid 2

Masih berbicara seputar pemilihan jurusan bagi klas X Kurikulum 2006.
Para pembaca yang mampir di blog saya sebelumnya tentu masih ingat akan pembahasan tentang beberapa alasan siswa dalam memilih jurusan.
Untuk mengingat kembali opini saya ada baiknya pembaca menyimak ulang dengan klik DISINI.Pilih IPA atau IPS Jilid 1
Saya akan mencoba meneruskan opini saya di tulisan sebelumnya.
     Orang tua adakalanya memberikan pertimbangan yang cukup baik untuk anaknya dalam memilih jurusan, namun tidak sedikit orang tua yang memaksakan kehendak agar anak mengambil jurusan tertentu. Tapi terkadang ada juga hal yang terasa lucu jika anak memilih satu jurusan karena "ketakutan" masuk jurusan tertentu dengan berlindung dibalik nama orang tuanya dan menyatakan bahwa mereka disuruh orangtua untuk memilih jurusan tersebut.
     Tiap anak punya minat yang tidak sama terhadap mata pelajaran tertentu. Demikian juga dengan mata pelajaran penjurusan. Mungkin bagi anak tertentu pelajaran Matematika dan Fisika akan terasa sangat mengasyikkan, namun tidak bagi anak lain yang mendengar kata Matematika saja sudah bikin mengkeret nyalinya.
     Faktor pertemanan juga berpengaruh terhadap pilihan jurusan seorang anak. Bisa jadi karena banyak teman dekat yang memilih jurusan tertentu, seorang anak akan sekedar ikut-ikutan memilih jurusan tersebut tanpa berpikir lebih panjang.
     Alasan terakhir yang terkadang bisa bikin ketawa. Apapun pelajarannya, selama yang mengajar Guru X atau Guru Y, demam batuk pilek pun dibela-belain berangkat sekolah. Maka, sekalipun banyak teman yang mencoba mempengaruhi untuk mengambil jurusan yang sama, hal itu tidak cukup mempan karena sudah terpikat pesona guru idola.
    Nah, hal- hal tersebutlah  menurut saya yang selama ini menjadi alasan bagi seorang anak dalam mengambil jurusan tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed Template By Blogger Templates - Powered by BeGeEm